Bacaan Sholat Subuh

Bacaan sholat subuh intinya sama saja dengan sholat fardhu yang lain pada umumnya, hanya dalam bacaan niat saja yang berbeda serta ada penambahan bacaan qunut bagi umat Islam yang bermazhab Syafi’i dan sebagian mazhab Hambali.

Agar lebih jelasnya, inilah bacaan sholat subuh dari mulai niat hingga salam.

Bacaan Niat Sholat Subuh

اُصَلِّيْ فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى

USHOLLI FARDLOSH SHUBHI ROK’ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN LILLAAHI TA’AALA
Aku niat melaksanakan shalat fardu subuh 2 rakaat, sambil menghadap qiblat, dikala ini, lantaran Allah ta’ala


Bacaan Takbiratul Ihram


الله اكبر

ALLAAHU AKBAR
Allah Maha Besar


Bacaan Ifitah


إِنِّي وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ المُشْرِكِيْن . إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْن لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ المُسْلِمِيًن

INNII WAJJAHTU WAJHIYA LILLADZII FATHARAS SAMAAWAATI WAL-ARDHA, HANIIFAM MUSLIMAW WAMAA ANA MINAL MUSYRIKIIN. INNA SHALAATI WANUSUKII WAMAHYAAYA WAMAMAATII LILLAAHI RABBIL ‘ALAAMIINA. LAA SYARIIKA LAHU WABIDZAALIKA UMIRTU WA ANA MINAL MUSLIMIINA.
Sesungguhnya saya menghadapkan mukaku kepada Dzat yang membuat langit dan bumi dengan keadaan lurus dan berserah diri, dan bukannya saya termasuk dalam golongan musyrik. Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya, lantaran itu saya rela diperintah dan saya ini yaitu golongan orang Islam.


Bacaan Al Fatihah
Untuk bacaan Al Fatihah, bisa Anda buka dulu mushaf atau Al Quran-nya, jadi tidak Saya tulis lagi di sini ya. Mengapa ? Saya ta’zhim kepada Al Quran. Saya takut ketika membuka blog ini menggunakan android, dan ada goresan pena Al Quran, Anda sedang berada di daerah yang kotor, contohnya di WC atau Anda tidak sedang punya wudhu dan lain sebagainya.

Bacaan Surat
Untuk bacaan surat dalam Al Quran, Anda boleh menentukan apa saja, hanya saja disunatkan antar rakaat yang satu dan rakaat ke dua, urutan nomor suratnya sebaiknya tertib dan rakaat yang pertama sebaiknya lebih panjang dari rakaat ke dua.

Bacaan Ruku


سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ

SUBHAANA RABBIYAL ‘AZHIIMI WABIHAMDIH
Maha Suci Tuhan Yang Maha Besar lagi Maha Terpuji.


Bacaan I’tidal


سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

SAMI’ALLAAHU LIMAN HAMIDAH, RABBANAA WALAKAL HAMDU.
Allah mendengar akan sesiapa yang memuji-Nya. Hai Tuhan kami, kepada Engkaulah segala pujian.

Bacaan Sujud


سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

SUBHAANA RABBIYAL A’LAA WABIHAMDIH
Maha Suci Tuhan Yang Maha Tinggi lagi Maha Terpuji


Bacaan Duduk Antara Dua Sujud


رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

RABBIGHFIRLII WARHAMNII WARFA’NII WAJBURNII WARZUQNII WAHDINII WA ‘AAFINII WA’FU ‘ANNII
Ya Allah ! ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku, dan angkatlah darjatku dan cukuplah segala kekuranganku dan berilah rezeki kepadaku, dan berilah saya petunjuk dan sejahterakanlah saya dan berilah keampunan padaku.


 Bacaan sholat subuh intinya sama saja dengan sholat fardhu yang lain pada umumnya Bacaan Sholat Subuh

Bacaan Qunut Subuh
Untuk qunut subuh ini, tentu saja dibaca bagi mereka yang bermazhab Syafi’i dan sebagian mazhab Maliki dan Hambali. Jika Anda berkeyakinan tidak perlu membacanya, maka eksklusif saja sujud, kecuali kalau Anda sedang berjamaah, maka membisu dahulu tanpa mengucapkan apa-apa hingga imam final qunut. Bacaan qunut yang umumnya dibaca yaitu :

للَّهُمَّ اهْدِنِيْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِيْ فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِيْ فِيْمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِيْ شَرَّ مَا قَضَيْتَ، إِنَّكَ تَقْضِيْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

ALLAHUMMAHDINII FII MAN HADAIIT, WA AAFINII FII MAN AAFAIIT, WA TAWALLANII FI MAN TAWALLAIIT, WA BAARIK LII FIIMAA ATHAIIT. WA QINII SYARRA MAA QADHAIIT. INNAKA TAQDHII WA LAA YUQDHAA ‘ALAIIK. WA INNAHU LAA YUDZILLU MAN WAALAIIT. WA LAA YA’IZZU MAN ‘AADAIIT. TABAARAKTA RABBANAA WA TA’AALAIT.
Wahai Allah, berikanlah saya petunjuk sebagaimana orang-orang yang telah Engkau berikan petunjuk; Berilah saya pemberian sebagaimana orang-orang yang telah Engkau berikan perlindungan; Sayangilah saya sebagaimana orang-orang yang Engkau sayangi; Berilah berkah terhadap apa yang telah Engkau berikan kepadaku; Jagalah saya dari keburukan apa yang telah Engkau takdirkan; Sesungguhnya Engkau yang menjatuhkan aturan dan tidak yang bisa menawarkan eksekusi kepada-Mu; Sesungguhnya orang yang Engkau bela tidak akan pernah terhinakan dan tidak akan pernah mulia orang-orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau Rabb yang Maha Tinggi.

Bacaan Tasyahud Akhir, Sholawat dan Doa


التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ . أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى  مُحَمَّد وعلى آلِ  مُحَمَّد كَمَا صَلَّبْتَ عَلَى  إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ   إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى  مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ   مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى   إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ  إِبْرَاهِيْمَ فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْد. اَلْلَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ القَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ المَحْيَا وَالمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ المَسِيْحِ الدَجَّالِ.

ATTAHIYYAATUL MUBAARAKAATUSH SHALAWAATUTH THAYYIBATUL LILLAAH, ASSALAAMU’ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WARAHMATULLAAHI WABARAKAATUH, ASSALAAMU’ALAINAA WA’ALAA ‘IBAADILLAAHISH SHAALIHIIN. ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH, WAASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAAH. ALLAHHUMMA SHALLI ‘ALAA MUHAMMAD WA ‘ALAA AALI MUHAMMAD, KAMAA SHALLAITA ‘ALAA IBRAAHIM, WA ‘ALAA AALI IBRAAHIM. WABAARIK ‘ALAA MUHAMMAD, WA ‘ALAA AALI MUHAMMAD, KAMAA BAARAKTA ‘ALAA IBRAAHIM, WA ‘ALAA AALI IBRAAHIM. FIL ‘AALAMIINA INNAKA HAMIIDUM MAJIID. ALLAAHUMMA INNII A’UUDZUBIKA MIN ‘ADZAABI JAHANNAMA WAMIN ‘ADZAABIL QABRI WAMIN FITNATIL MAHYAA WAMAMAATI WAMIN FITNATIL MASIIHID DAJJAAL.
Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah, salam, rahmat, dan berkahNya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Salam keselamatan biar tetap untuk kami seluruh hamba yang shaleh-shaleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah. Dan saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad yaitu utusan Allah. Ya Allah! Limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad. “ Sebagimana pernah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. “ Diseluruh alam semesta Engkaulah yang terpuji, dan Maha Mulia.” Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari siksa jahanam dan siksa kubur serta dari fitnah kehidupan dan kematian dan dari kejahatan fitnahnya dajal.


Bacaan Salam


اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ الله

ASSALAAMU ‘ALAIKUM WARAHMATULLAAH.
Keselamatan dan rahmat buat Anda sekalian.

Mungkin sebagian sahabat ada yang menambahkan lafadz WABARAKAATUH, itu tidak dilema dan silahkan saja, lantaran yang menambahkan maupun yang tidak, kedua-duanya sah shalatnya.
Selanjutnya silahkan berdoa setelah sholat fardhu sesuai dengan yang Anda hafal, lantaran doa setelah sholat fardhu itu banyak versinya. Insya Allah Saya akan tulis aneka macam versi doa setelah sholat fardhu nanti di postingan lain. 
Itulah bacaan sholat subuh beserta artinya dalam latin dan Arab, termasuk bacaan niat sholat subuh sendiri. Walaupun tidak Saya sertai dengan klarifikasi secara gamblang perihal tata cara sholat subuh beserta gambarnya, tapi mudah-mudahan bisa dipahami. 
Mudah-mudahan nanti Saya bisa tulis khusus mengenai itu beserta menjawab beberapa sahabat mualaf yang juga pingin tahu seputar dasar sholat subuh menyerupai pertanyaan perihal shalat subuh berapa rakaat dan bagaimana cara sholat subuh tanpa qunut ?